Damaskus - Gerakan Perlawanan Hamas, membantah berita yang disebarkan harian Kuwait Selasa (2/9) yang menyebutkan, Ketua Biro Politik Hamas, Kholid Misyal kemungkinan akan pindah ke Sudan.

Harian Kuwait dalam terbitan Selasa kemarin menyebutkan, Kholid Misyal kemungkinan akan memindahkan kantornya dari Damascus ke Sudan menyusul kesepakatan rahasia antara pemerintah Suriah dan Misy’al. Hamas menyatakan, pemberitaan tersebut dimaksudkan untuk memperburuk citra hubungan antara Hamas dan Suriah.

Anggota Biro Politik Hamas di Damascus, Ezat Rasyiq dalam pernyataan pada Quds Press mengungkapkan, hubungan kami dengan pemerintah Suriah dalam kondisi sangat bagus. Pihaknya bahkan sedang meningkatkan hubunganya dengan membuka jaringan dengan sejumlah negara Arab dan asing.

Rasyiq menganggap, pernyataan bahwa Ketua Biro Politik Hamas kemungkinan atau berpikir untuk berpindah ke Sudan sebagai ganti dari Suriah atas dasar permintaan pemerintah Suriah sebagai berita bohong. Pernyataan tersebut bertolak belakang dengan kenyataan sebenarnya. Bangsa Suriah belum berubah sikapnya dan tidak ada upaya-upaya untuk merubah sikapnya. Berulang kali mereka mengisyaratkan untuk bergabung dengan sejumlah perundingan secara tidak langsung. Namun hal itu tidak mempengaruhi hubungan kami dengan Suriah, ungkap Rasyiq. Memang mereka menolak hubungan mereka dijadikan alat untuk tawar menawar. Namun hubungan kami dengan Suriah dalam kondisi paling bagus saat ini. Pembicaraa kami dengan pihak Suriah masih berlanjut. Tidak ada satu upayapun dari pihak Suriah untuk mendeskridikan kami. Tidak sada satu pun dari kami yang berpikiran seperti disebutkan dalam berita tersebut. [adm/infopalestina]

0Komentar

Sebelumnya Selanjutnya

Recent Posts