Pada saat perang tengah berkecamuk di Gaza, pimpinan pimpinan kerohanian para tentara penjajah Israel memberikan sebuah booklet yang berisi nasihat para Rabbi Yahudi agar tidak memberikan rasa belas kasihan pada penduduk Gaza.

Booklet itu sendiri diungkap oleh kelompok sayap kanan Yahudi Yesh Din, Senin 26 Januari kemarin.
Isi booklet tersebut antara lain:

"Jika kamu menunjukkan rasa kasihan kepada musuhmu yang kejam, kamulah sendiri yang akan menjadi orang yang perlu dikasihani."

"Ini bukanlah permainan di taman hiburan dimana sikap sportifitas diperlukan untuk mengajari orang lain untuk membuat konsensus."

Booklet ini berasal dari ultra-nasionalis Rabbi Shlomo Aviner yang memimpin Ateret Cohanim yeshiva di Al Quds yang terjajah dan disebarluaskan para serdadu teroris Israel di Gaza oleh Rabbi Avichai Rontzki, pemimpin kerohanian yang berpangkat brigadir jendral.

Di tulisan itu juga disebutkan bahwa menunjukkan rasa kasihan pada musuh bukanlah perbuatan yang bermoral dan menyarankan para tentaranya untuk dapat membunuh lawan.

Rabbi Shlomo Aviner, adalah pimpinan spiritual bagi pemukim penjajah Yahudi yang berada di daerah penjajahan Tepi Barat dan dia begitu menentang kompromi dengan penduduk Palestina.

Koran ternama di Israel Haaretz, yang memberitakan hal ini, hari Senin, mengatakan bahwa kelompok ekstrimis Yahudi tersebut diberi ijin untuk mengedarkan booklet tersebut ke pangkalan-pangkalan militer Israel.

Selain itu, mengajak para tentara untuk mempersiapkan diri dan tidak perlu mempedulikan negara di sekeliling dan negara yang menentang perang ini.

Bahkan juga menyerukan untuk tidak mempedulikan korban sipil dan anak-anak yang berjatuhan.

Inilah bukti jelas, kebiadaban dan kebencian orang-orang Yahudi terhadap penduduk Muslim Palestina. Mereka menghendaki untuk bisa memusnahkan dan mengusir penduduk Palestina dari tanah mereka sendiri. Dan jelaslah mereka berperang berdasarkan agama mereka dan kebencian terhadap Islam. [adm/muslimdaily]

0Komentar

Sebelumnya Selanjutnya

Recent Posts