Makassar Ahad (25/1) - Rangkaian serangan beringas yang telah dilakukan secara intensif dan kontinyu oleh Israel tidak sekadar memicu kepedulian dan solidaritas sosial umat Islam.

Di Makassar, fenomena kesadaran ini begitu menguat terutama di kalangan sejumlah ormas-ormas Islam dan mengkristal dengan terbentuknya KOMITE UMAT UNTUK PALESTINA disingkat KOMAT PALESTINA yang dalam bahasa Arab dapat berarti Palestina berdiri tegak (baca: qomat), sebuah komite yang menjadi wadah yang menghimpun berbagai potensi umat yang diarahkan untuk membantu kepentingan kaum muslimin di Palestina dalam menghadapi kekuatan Israel.

Dihadiri ribuan massa umat Islam Makassar, Komite Umat untuk Palestina (Komat) dalam Tablig Akbar dengan tema ”Dari Makassar ke Gaza”, Masjid Baiturrahman Urip Sumiharjio Makassar Ahad (25/1) menghadirkan Pimpinan Ormas Islam Sulsel sebagai orator.

Tampil sebagai pembicara, Azwar Hasan (Sekjen Komat), Ali Muchtar Ngabalin (Anggota DPR RI), Baharuddin Pagim (Pimpinan Wilayah Muhammadiyah), Muzakkir Arif (Pimpinan Pondok Pesantren Darul-Istiqomah, Maccopa), Nunding Ram (Sekjen KPPSI), Mansur Salim (Wahdah Islamiyah), Das’ad Latif dan diakhiri renungan dari Ustadz Said Abd.Shamad.

Meskipun baru dideklarasikan, namun Komat Palestina yang berpusat di Makassar ini telah melakukan berbagai kegiatan untuk membantu kaum muslimin Palestina. Sejak dideklarasikan untuk pertama kalinya pada acara tabligh Akbar yang bertajuk Untukmu Palestinaku, Ahad, 14 Muharram 1430 H/11 Januari 2009 M lalu di Masjid Raya Makassar, dalam acara yang dirangkaikan penggalangan dana ini berhasil dikumpulkan dana kurang lebih Rp. 161 juta, jumlah dana total Rp. 400 juta hingga Ahad, 26 Januari, 40 buah Handpone, 56 cincin emas, 5 gelang, 2 kalung, 25 jam tangan dan puluhan jaket, ada hingga kereta bayi untuk membantu masyarakat Palestina.

Komite yang beranggotakan para tokoh dan aktivis yang merepresantasikan perwakilan berbagai elemen umat Islam di Sulawesi Selatan (Muhammadiyah, NU, DDI-AD, Wahdah Islamiyah, Hidayatullah, KPPSI dan HTI).

Komite Ummat untuk Palestina (Komat Palestina) juga telah melepas secara resmi dua relawan dokter utusan ormas Wahdah Islamiyah yang akan ke Gaza. Saat ini, di Jakarta dua relawan Komat ini akan berkoordinasi dengan Bulan Sabit Merah Indonesia (BSMI) dan Komite Nasional untuk Rakyat Palestina (KNRP). Pengiriman relawan ini resmi melalui jalur Pemerintah dan akan menjadi duta kemanusian Indonesia yang akan membawa bantuan yang telah dikumpulkan Komat dari beberapa aksi penggalangan dana sebelumnya. [adm/warnaislam]

0Komentar

Sebelumnya Selanjutnya

Recent Posts