Iftikhar Muhammad Chaudhry akan dipulihkan jabatannya, sebagaimana diumumkan secara resmi oleh Perdana Menteri Pakistan, Yousaf Raza Gilani tanggal 16 Maret lalu. Sejak Senin hingga hari ini (Kamis, red) rumah Chaudhry masih ramai dengan kunjungan-kunjungan, baik dari para hakim, pejabat, maupun kalangan biasa. Bahkan, kalangan mahasiswa pun turut mengucapkan selamat secara langsung, seperti yang dilakukan oleh puluhan mahasiswi Universitas Islam Internasional Islamabad (IIUI) Rabu kemarin.

Sejak Senin hingga hari ini (Kamis, red) rumah Chaudhry masih ramai dengan kunjungan-kunjungan, baik dari para hakim, pejabat, maupun kalangan biasa. Bahkan, kalangan mahasiswa pun turut mengucapkan selamat secara langsung, seperti yang dilakukan oleh puluhan mahasiswi Universitas Islam Internasional Islamabad (IIUI) Rabu kemarin.

Iftikhar Chaudhry adalah ketua Mahkamah Agung yang dipecat secara non-konstitusional bersama 60 hakim lainnya dimasa pemerintahan Pervez Musharraf tahun 2007 lalu. Rentetan unjuk rasa sempat terjadi dalam upaya menuntut pemulihan jabatan beberapa hakim yang belum dipulihkan jabatan lamanya, termasuk Chaudhry.

Namun, unjuk rasa nasional menuju Islamabad yang diisukan akan terjadi Senin 16 Maret ternyata tidak terjadi mengingat pada hari itu juga PM Yousaf Raza Gilani secara resmi mengumumkan pemulihan jabatan atas Iftikhar Chaudry dan beberapa hakim lainnya. Chaudry akan kembali memegang jabatannya 21 Maret mendatang.

Serangkaian unjuk rasa tersebut didukung oleh pemimpin partai oposisi, Nawaz Sharif, mantan PM Pakistan yang pernah dikudeta oleh mantan Presiden Pervez Musharraf. Nawaz Sharif dan Asif Ali Zardari pernah bekerjasama dalam melengserkan Musharraf dari kursi kepresidenan.

Namun, sengketa politik antara Sharif dan Zardari sempat terjadi. Dan tuntutan atas pemulihan jabatan para hakim diatas sepertinya akan menambah ketegangan dan perseteruan politik antara Sharif dan Presiden Zardari. [adm/warnaislam]

0Komentar

Sebelumnya Selanjutnya

Recent Posts