Di tengah segala kekacauan dan porak-poranda pasca agresi Israel ke Gaza, Hamas menerbitkan koran harian mereka, mulai Selasa kemarin. Penerbitan koran ini hanya selang beberapa hari setelah Hamas meluncurkan situs resmi mereka.

Koran harian ini dinamai Al Ray (Opini) dan diterbitkan di bawah manajemen Departemen Infromasi Hamas. Hamas menjadikan dua hal dari penerbitan Al Ray. Pertama, menyuarakan dan menginformasikan aktivitas Hamas di Palestina, dan kedua untuk mendokumentasikan semua pelecehan hak asasi yang juga terjadi di bumi itu.

Edisi pertama Al Ray menurunkan berita Hamas yang telah menggelontorkan dana lebih dari $150 juta dollar untuk membangun kembali pemukiman warga Gaza yang telah diruntuhkan oleh Israel selama Operasi Cast Lead Desember silam. Al Ray juga melaporkan berita tentang 100 masjid yang telah dihancurkan oleh Israel dan memerlukan sekitar $75 juta untuk memperbaikinya.

Ada juga wawancara ekslusif dengan Ismail Haniyeh. Dalam wawancaranya, Haniyeh menyeru pemerintah Mesir untuk membuka perbatasan Rafah. Israel, yang tidak menyangka manuver Hamas seperti ini, menjadi blingsatan. Zionis Yahudi itu tentu saja mengetahui kekuatan media. [adm/eramuslim]

0Komentar

Sebelumnya Selanjutnya

Recent Posts