Pada Januari dan Februari 2009, 32 tentara koalisi tewas oleh ledakan IED, jumlah itu meningkat tiga kali lipat dari periode yang sama tahun 2008. Jumlah tentara yang terluka juga meningkat ke angka 96 dari 39, hal ini merefleksikan bahwa kekerasan semakin meningkat dalam setahun ini (tahun ini adalah tahun paling berbahaya sejak perang di Afghanistan dimulai kembali oleh Amerika).

Senator Reed dari Armed Services Committee mengatakan bahwa angka kenaikan ini sebagai "bukti meningkatnya aktivitas Taliban", Reed menambahkan "mereka (Taliban) mengadopsi taktik yang digunakan kelompok perlawanan Irak".

Selain akibat IED, musim dingin yang terjadi tahun ini lebih berat dari tahun-tahun sebelumnya, dimana tentara Amerika hanya terbiasa dengan musim dingin yang relatif ringan. Ini melebihi yang Obama kira, pemerintahan Obama tahun ini mempersiapkan untuk meningkatkan eskalasi pertempuran. [adm/muslimdaily]

0Komentar

Sebelumnya Selanjutnya

Recent Posts