Aman,Yordania - Tentara Yordania, Ahmad Daqasima, yang dihukum penjara seumur hidup di penjara Israel, menyatakan akan mengajukan tuntutan hukum ke pengadilan Yordania agar membatalkan perjanjian damai Yordania – Israel yang ditandatangani tahun 1994. Pembatalan juga termasuk hukum-hukum yang dihasilkan dari perjanjian tersebut.

Daqasima memberikan alas an, karena tidak adanya komitmen Zionis Israel atas poin-poin perjanjian. Israel telah mencemari air Yordania sebanyak dua kali dengan air limbah yang bersumber dari Israel.

Daqasima mengatakan, “Zionis Israel tidak berkomitmen dengan perjanjian dan mencemari air Yordania dengan limbah industri dan limbah medis sebanyak dua kali. Yang pertama terjadi pada tahun 1998 dan yang kedua terjadi pada bulan lalu. Hal ini jelas mengabaikan kesehatan warga Yordania.

Daqasima menyatakan dirinya berupaya menghubungi para pengacara khusus dan pakar hukum untuk meminta pendapat mereka. Apakah mungkin sebagai warga Yordania dia mengajukan gugatan hukum dalam kasus ini.

Dia menegaskan bila dalam konsultasinya dia mendapatkan kepastian hal itu dimungkinkan maka dia akan menyerahkan hal ini kepada pengacara untuk melakukan langkah-langkah hukum mewakili dirinya. [adm/sabili]

0Komentar

Sebelumnya Selanjutnya

Recent Posts