Sukses merilis “Angels & Demons,” penulis Da Vinci Code, Dan Brown akan merilis buku terbarunya, The Last Symbol pada musim gugur ini

The Last Symbol akan dicetak sebanyak lima juta copy dan sekali lagi akan menampilkan tokoh protagonis yang menjadi ciri khas Brown, Robert Langdon, berdasarkan pengumuman yang dikeluarkan oleh Sonny Mehta, pimpinan dan redaktur Knopf Doubleday Publishing Group baru-baru ini.

Doubleday, merupakan penerbit yang akan menerbitkan novel tersebut di Amerika Serikat dan Kanada, dengan label Knopf Doubleday Publishing Group.

Cuplikan singkat film “The Lost Symbol” merupakan suatu hal yang cemerlang,” komentar Mehta.

Bakat besar yang dimiliki “Dan Brown’ dalam bercerita, dipadukan dengan sejarah, kode-kode, dan intrik, akan banyak ditemukan dalam buku barunya ini. Buku tersebut juga merupakan salah satu terbitan yang paling diharapkan dalam sejarah saat ini, dan layak untuk dinantikan,” tambahnya.

Meskipun hanya sekelumit yang dapat diketahui tentang buku yang akan muncul tersebut, apa yang dapat diketahui adalah bahwa alur ceritanya mengambil tempat periode abad duabelas dan untuk itu Brown menghabiskan waktu selama lima tahun untuk melakukan riset untuk cerita tersebut.

Beberapa orang mengklaim bahwa buku tersebut memasukkan Freemasons dan seni pahatan Kryptos di Langley, Va., sedangkan yang lain berpendapat lokasinya bisa saja di Washington, D.C., tempat dimana Brown terlihat dalam beberapa tahun belakangan, menurut hasil laporan penyelidikan Masonic temples.

Namun, para pakar mengatakan bahwa tidak dapat berspekulasi mengenai lokasi dari alur cerita dalam novel tersebut dan nampaknya memang dirahasiakan sampai waktu peluncuran buku tersebut tiba.

Kritikan dan dukungan juga tetap banyak mengalir sebagaimana rasa ingin tahu banyak orang terhadap dua buku terlaris yang telah ditulisnya sejauh ini, baik mengenai gereja Katolik dan konspirasi-konspirasi yang mana umat Katolik secara tegas menolaknya dan menganggapnya sebagai suatu kebohongan.

Dua buku Brown yang lainnya yakni, Digital Fortress dan Deception Point, masing-masing ditulis dua tahun sebelum pada tahun 2000 dan 2003 bukunya menjadi bestseller, yang mana berkisah tentang agen-agen pemerintah AS.

Jason Kaufman, yang selama ini menjadi editor karya Brown, hanya berkata singkat,” Tidak pernah ada yang seperti ini, dan baru muncul pertama kali dalam sebuah novel Dan Brown.” ketika mengomentari novel terbaru Brown yang akan muncul.

Para pembaca karya “Dan” akan merasa berdebar-debar saat mereka mengikuti penelusuran Robert Langdon dengan keahliannya dan sebuah dataran baru yang tak pernah terbayangkan sebelumnya. Buku The Lost Symbol ini penuh dengan kejutan-kejutan di dalamnya,” imbuh wakil presiden dan redaktur eksekutif Doubleday.

Menurut rencana, The Lost Symbol akan beredar di toko buku-toko buku tanggal 15 September mendatang. [adm/hidayatullah]

0Komentar

Sebelumnya Selanjutnya

Recent Posts