Kepolisian Jerman menahan dua tersangka muslim setelah serangkaian video al Qaeda muncul mengancam Jerman beberapa hari terakhir, pesan syaikh usamah dalam video terakhir yang dirilis media as sahab dengan subtitle bahasa Jerman diduga telah menciptakan kekhawatiran berlebihan bagi pemerintah dan warga Jerman, apalagi video tersebut dirilis setelah sebelumnya seorang warga Negara Jerman yang bergabung dengan Al Qaeda (Abu Thalhah) juga tampil melalui rilis video dengan pesan ancaman kepada Jerman.

Pimpinan Kepolisian Munich, Wilhelm Schmidbauer menerangkan pada hari Senin (28/09) bahwa mereka akan menangkap dan menahan orang-orang yang dicurigai meskipun mereka tidak melakukan suatu pelanggaran, tetapi penangkapan dilakukan sebagai tindakan pencegahan sampai Festival Bir yang berlangsung pada 4 Oktober mendatang berakhir.

Polisi mengatakan, dua tersangka yang ditahan berasal dari negara-negara Arab, meskipun mereka telah tingal di Munich selama bertahun-tahun namun mereka dicurigai pernah bersentuhan dengan anggota Al Qaeda.
Penduduk Muslim menduduki peringkat ke-2 dalam komposisi total warga Jerman, dengan jumlah 4,3 juta jiwa atau sekitar 5% dari seluruh populasi yang ada di Jerman. Mayoritas penduduk beragama Kristen baik Katolik maupun Protestan.

Tidak ada indikasi kongkrit akan adanya sebuah serangan di Jerman, tetapi pihak kepolisian Munich lebih memilih memperketat keamanan jelang Festival Oktoberfest di bulan Oktober yang akan menyedot jutaan pengunjung ke ibukota Bavaria itu . Pihak berwenang juga telah melarang pesawat melintas diatas area festival.

Pengamanan Berlapis
Keamanan luarbiasa diperketat di Jerman paska dirilisnya beberapa Video Islam yang dipublikasikan di internet, pihak berwenang menganggap sebagai ancaman bagi seluruh negeri berpenduduk 82 juta jiwa itu, termasuk festival Oktoberfest yang populer, Jerman tampaknya tidak akan menarik pasukannya dari misi yang dipimpin NATO di Afghanistan.

Kanselir Demokrat Angela Merkel, pada hari Senin memulai pembicaraan tentang pembentukan koalisi kanan-tengah bagi pemerintah, ia mendukung misi Jerman di Afghanistan, namun lebih tertarik untuk menetapkan jadwal bagi penarikan tentara Jerman. [adm/jurnalislam]

0Komentar

Sebelumnya Selanjutnya

Recent Posts