
Dalam pidatonya di radio pada hari Minggu malam kemarin, Netanyahu berkata: "Tidak ada pengganti untuk negosiasi antara Israel dan Otoritas Palestina. Setiap tindakan sepihak hanya akan mengungkap kerangka perjanjian antara kami dan hanya bisa mengarah pada satu sisi langkah-langkah pada bagian Israel."
Netanyahu tidak menentukan apa "langkah-langkah" Israel yang akan diambil, tapi para ahli hukum Israel telah mengatakan bahwa jika Palestina bergerak maju maka Israel akan membatalkan persetujuan damai.
Lebih lanjut, jelas sekali tampaknya Israel sama sekali tak menginginkan perdamaian ataupun berdirinya Negara Palestina.
"Israel bisa mengatakan bahwa telah terjadi semacam pelanggaran berat dan besar, dan bahwa perjanjian itu tidak berlaku," Robbie Sabel, mantan penasihat hukum kementerian luar negeri Israel mengatakan kepada The Associated Press.
Posting Komentar